Description
Sajogyo (1926-2012) dikenal sebagai begawan Sosiologi Pedesaan Indonesia yang mengabdikan seluruh hidupnya mengangkat harkat martabat lapis masyarakat paling lemah di pedesaan dan kota. Sayangnya, gagasan brilian Sajogyo hampir tidak pernah dilirik khalayak umum dan insan akademik. Pemikirannya yang lintas disiplin, isu, dan masalah membuat membaca gagasan Sajogyo serasa rumit, sulit dicerna, dan terkadang disalahpahami.
Buku ini merupakan ikhtiar awal para pegiat Sajogyo Institute menggali pusaka gagasan dan pemikiran Sajogyo, yang selama ini terkubur sekian lamanya, melalui penulisan bibliografi beranotasi karya-karya Sajogyo. Di tengah naiknya rezim pembangunan berwatak otoriter-militeristik yang serba-komando dari atas, buku ini menjadi pusaka pembangkit ‘tenaga dalam’ rakyat Indonesia dalam membangun jalan pembangunan yang berdikari.
***
Kontribusi para pembelajar Sajogyo-ian dengan membaca, memberikan catatan, sekaligus merespons secara reflektif karya-karya beliau sangat membantu memperkenalkan lebih luas pemikiran Prog. Sajogyo di masa kini. Buku ini memperlihatkan bahwa pemikiran dan laku Sajogyo tetap aktual dan kontekstual dalam arus pemikiran ilmu sosial abad ke-21 di Selatan Global.
— Laksmi A. Savitri, Dewan Pengawas FIAN Indonesia dan Direktur Eksekutif Sajogyo Institute 2009-2012
Buku Pusaka Pustaka Sajogyo membuka pintu untuk pembaca yang ingin lebih tahu pemikiran Sajogyo. Semoga bibliografi beranotasi ini akan mendorong pembaca generasi muda untuk mencari tulisan-tulisan aslinya di perpustakaan Sajogyo Institute, dan berkenalan dengan gaya menulisnya yang khas, dengan kalimat-kalimat singkat, jernih, tanpa basa-basi, kadang-kadang bernada keras, penuh kritik dan sering berakhir dengan tanda seru.
—Prof. Dr. (Em.) Benjamin White, Guru Besar Emeritus Sosiologi Pedesaan di International Institute of Social Studies, Den Haag, Belanda


