Resensi ini terbit di kompas.id, 13 Juni 2026 oleh YOHANES KRISNAWAN Senjata kami adalah upacara adat, maka kami bersama leluhur melawan perusak Ibu Bumi. Ketika mengalami kesulitan, kami harus meminta pertolongan, tidak harus ke negara...
Read moreMeruang Pelan-Pelan: Kisah Kolektivitas dalam Aktivasi Rumah Limasan
oleh MUHAMMAD ZAKY Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, banyak orang terjebak dalam rutinitas yang membuat mereka makin jauh dari lingkungan sekitar. Kecepatan menjadi sesuatu yang dikejar, sementara ruang untuk berinteraksi dan...
Read moreBumi Terkikis, Hidup Tergerus
Resensi ini terbit di omong-omong.com, 17 April 2025 oleh SEKAR JATININGRUM “State simplifications… were not designed to transform nature and society, although they have often had that effect.” — James C. Scott, Seeing Like a State (1998)...
Read morePerkebunan Sawit, Narasi Pembangunan, dan Jerat Kerja Paksa
Resensi ini terbit di omong-omong.com, 06 Februari 2025 oleh SEKAR JATININGRUM DALAM wacana pembangunan Indonesia, kerja dijadikan tolok ukur martabat sekaligus legitimasi partisipasi warga dalam kemajuan bangsa. Asumsi ini beroperasi...
Read moreBerebut Bali: Pertarungan atas Ruang & Tata Kelola
Resensi ini terbit di Abjad: Journal of Humanities & Education 3 (3), 2025: 238-240 Oleh DHONI ZUSTIYANTORO Bali, an enchanting island, has long been a magnet for visitors to Indonesia. With its rich natural and cultural heritage, the...
Read moreMari Melihat Indonesia dari Pedalaman
Resensi ini terbit di JawaPos.com, 22 September 2024 Oleh TIARA UCI BUKU ini tidak ditulis dengan visi penguasa, melainkan berdasar perspektif wong cilik, sehingga lebih jujur dan sesuai dengan realitas keseharian. Dalam pidato kenegaraan...
Read moreMenari di Atas Kuburan Massal: Rekonstruksi Budaya Indonesia Pascagenosida
Resensi ini terbit di Histma 8(1): 77 – 81 Oleh RYAN ADI PARAMESWARA dan ANGGUN PRAMESTI CAHYANI Komunisme di bawah rezim Soeharto memang benar-benar diberangus. Bahkan, secara garis besar, masyarakat Indonesia dikategorikan ke dalam...
Read moreNasib Petani Tanah Air di Bawah Bayang-Bayang Kolonialisme dan Kapitalisme
Nasib Petani Tanah Air di Bawah Bayang-Bayang Kolonialisme dan Kapitalisme Oleh: Omen Bagaskara/Wahid, Abdurrahman* (*Warga Belajar di Komunitas Wangsakerta Cirebon) Apa yang terjadi ketika para petani diasingkan, dijauhkan, serta terutama...
Read moreKedudukan Perempuan di Mata Masyarakat Patriarki
Praktik sosial berbasis gender kerap menciptakan struktur sosial dalam dominasi patriarkal. Masyarakat patriarkal menempatkan perempuan pada posisi inferior, sedangkan laki-laki sebagai pihak yang superior diberi otoritas penuh untuk mengatur...
Read moreMenari di Atas Kuburan Massal: Upaya Berbicara Balik dari Titik Nol (Amnesia) Sejarah
Menari di Atas Kuburan Massal: Upaya Berbicara Balik dari Titik Nol (Amnesia) Sejarah Ulasan buku Menari di Atas Kuburan Massal: Rekonstruksi Budaya Indonesia Pascagenosida karya Rachmi Diyah Larasati (INSISTPress, 2022) Oleh: Cyntara, alumnus...
Read moreLuka Sejarah dan Sosial Tubuh Tari
Judul: Menari di Atas Kuburan Massal: Rekonstruksi Budaya Indonesia Pascagenosida (Terjemahan dari The Dance that Makes You Vanish: Cultural Reconstruction in Post-Genocide Indonesia) Penulis: Rachmi Diyah Larasati Penerjemah: Zuhdi Sang dan...
Read morePenghidupan Berkelanjutan adalah Perkara yang Rumit, Sesederhana Itu
Oleh: Muhamad Deni Setiawan Sebagai mahasiswa Prodi Sastra Indonesia, perdebatan mengenai dunia penerbitan mayor dan indie selalu menarik bagi saya. Terutama apabila pembahasannya diuraikan menggunakan sudut pandang yang luas. Maksudnya adalah...
Read more











