Cinta Tak Pernah Tepat Waktu: Mencintai dengan Cara yang Paling Sunyi* Aku telah mencintai seorang perempuan, dan dia meninggalkanku. Satu-satunya kesalahanku adalah karena aku terlalu mencintai perempuan itu, dan sialnya aku tidak bisa mencintai...
Read moreBuku: Adat Berdaulat, Melawan Serbuan Kapitalisme di Aceh
Buku: Adat Berdaulat, Melawan Serbuan Kapitalisme di Aceh* Jika sistem hegemonik kapitalisme diidentifikasi oleh Karl Marx sebagai “setan yang bergentayangan,” maka untuk penyederhanaan dan pertimbangan konteks, simbol “Dajjal” sebagai sumber...
Read moreKegenitan Media Kita
Kegenitan Media Kita* HARI ini saya menerima buku “Orde Media, Kajian Televisi dan Media Massa Pasca Orde Baru” dari Remotivi Jakarta. Tiga hari sebelumnya, editor buku itu Wisnu Prasetya Utomo yang kini menjadi peneliti di Remotivi mengabarkan...
Read moreRezim Baru ASEAN: Memahami Rantai Pasokan dan Masyarakat Ekonomi ASEAN
Rezim Baru ASEAN: Memahami Rantai Pasokan dan Masyarakat Ekonomi ASEAN* Regionalism telah menjadi fitur yang menonjol dari sistem perdagangan global dalam beberapa tahun belakangan ini. Fenomena pembentukan kerjasama regional bidang ekonomi dan...
Read moreMembongkar Sejarah Kretek yang Telah Di-stigma
Membongkar Sejarah Kretek yang Telah Di-stigma* Isi buku WACANA ini adalah kumpulan jurnal dengan isu kebudayaan. Topik yang diangkat adalah kretek sebagai warisan budaya. Kretek Sebagai Warisan Budaya Sejarah mencatat, sejak Haji Djamhari...
Read moreUrgensi Literasi Media dalam Pers Bebas
Urgensi Literasi Media dalam Pers Bebas* Mei 1998 adalah peristiwa yang memisahkan dua babak sejarah Indonesia, yakni Orde Baru dan Reformasi. Berangkat dari perbedaan kondisi sosial dan budaya dari dua periode tersebut, Remotivi mengadakan...
Read moreMempertaruhkan Indonesia dalam Kepungan MEA
Mempertaruhkan Indonesia dalam Kepungan MEA* Buku ini dipersembahkan untuk Pramoedya Ananta Toer dan Bonnie Setiawan yang mengajari Penulis bagaimana agar menjadi manusia yang tidak punah sia-sia. Sepertinya penulis memang pengagum berat...
Read moreEkspedisi Cengkeh, Merekam Tawa dan Tangis Para Petani dari Timur
Ekspedisi Cengkeh, Merekam Tawa dan Tangis Para Petani dari Timur* Cengkeh, Pala, Kapur Barus, dan Lada. Terasa kurang afdol penyebutan negeri rempah, jalur rempah tanpa menoleh terhadap keempat komoditi itu. Identitas ke-Indonesiaan tak lepas...
Read moreMendudukkan Perkara Operasi Dan Kajian Media Pasca-Orba: Sebuah Catatan diskusi dan peluncuran buku Orde Media
Mendudukkan Perkara Operasi Dan Kajian Media Pasca-Orba: Sebuah Catatan diskusi dan peluncuran buku Orde Media* *Oleh: Achmad Choirudin, lulusan jurusan Ilmu Komunikasi UGM. Di tahun pemilu tahun lalu, ketika Metro TV menyiarkan ragam kegiatan...
Read morePahami Perubahan dengan Studi Kritis
Pahami Perubahan dengan Studi Kritis* Masalah perubahan agraria dan kemiskinan di pedesaan semakin kompleks, tetapi studi mengenai itu sangat minim. Di Indonesia, studi ini lebih minim lagi karena selama 30 tahun Orde Baru, penggunaan analisis...
Read moreHenry Bernstein: Dinamika Kelas dalam Perubahan Agraria
“Gerakan-gerakan aktivis membutuhkan analisis yang efektif atas realitas sosial yang kompleks dan kontradiktif yang mereka usahakan untuk diubah. Dalam dunia kapitalis, usaha memahami dinamika kelas harus selalu menjadi titik berangkat dan...
Read moreBenarkah Sekolah Itu Candu?
Benarkah Sekolah Itu Candu?* Etimologi kata sekolah berasal dari bahasa Latin, schola, yang berarti waktu luang, waktu senggang. Pada zaman Yunani kuno biasanya orang-orang mengisi waktu luang dengan cara mengunjungi suatu tempat, atau orang...
Read more










