Kawan-kawan semua… Dua buku INSISTPress berhasil masuk dalam 10 besar Khatulistiwa Literary Award 2005, yakni: Bon Suwung: kumpulan cerpen – karya Gunawan Maryanto Perempuan Pala: kumpulan cerpen; – karya Azhari Selamat untuk para penulis!...
Read moreDari Diskusi ’Dongeng, Alusi Dan Sastra’; Mitologi Jawa Tidak Menarik Lagi
Dari Diskusi ’Dongeng, Alusi Dan Sastra’; Mitologi Jawa Tidak Menarik Lagi* Mengangkat dongeng, mitologi masih memiliki daya tarik untuk dikemas menjadi karya sastra kontekstual. Tentu, mitologi itu tidak sekadar diceritakan kembali, tetapi harus...
Read moreDalang Slamet Gundono: “Sumpah, Baru Kali Ini Baca Cerpen”
Dalang Slamet Gundono: “Sumpah, Baru Kali Ini Baca Cerpen”* Slamet Gundono mendalang bersama Sanggar Wayang Suket itu sudah biasa. Sudah sering dilakukan. Tapi, Slamet baca cerpen itu baru peristiwa penting dalam perjalanan hidupnya selama...
Read more‘Dunia Asing’ Gunawan Maryanto
‘Dunia Asing’ Gunawan Maryanto* Salah satu cerpenis terkini yang terpenting dari Yogyakarta adalah Gunawan Maryanto. Sebanyak 11 cerpen terpilihnya terkumpul dalam buku Bon Suwung (INSISTPress, Yogyakarta, 2005). Salah satu ciri terpenting...
Read moreBaca Cerpen ’Bon Suwung’*
Baca Cerpen ’Bon Suwung’* Teater Garasi menggelar peluncuran dan pembacaan cerpen ‘Bon Suwung’ karya Gunawan ‘Cindhil’ Maryanto di Toko Buku Toga Mas, Gejayan, Rabu (13/4) pukul 19.00-21.00. Usai peluncuran diadakan diskusi bertema ‘Dongeng...
Read morePerempuan Pala Azhari
Perempuan Pala Azhari* Aceh adalah sebuah wilayah di negeri ini yang paling lama didera badai tragedi kekerasan fisik maupun konflik politik sejak masa penjajahan kekuasaan Kerajaan Hindia Belanda hingga pada masa Pemerintah Republik Indonesia...
Read moreDaftar Penerima Beasiswa Sastra AKY 2004
DAFTAR PENERIMA BEASISWA SASTRA AKY 2004 Sehubungan dengan Pengumuman Beasiswa Penulian Sastra pada bulan Desember 2003 di media cetak, mailing list atau lewat leaflet yang kami sebar ke kantong-kantong kebudayaan, kami berterima kasih atas...
Read moreMenulis Sejarah, Membangkitkan Tokoh dari Kubur Realisme Magis dalam novel Cantik Itu Luka
Menulis Sejarah, Membangkitkan Tokoh dari Kubur Realisme Magis dalam novel Cantik Itu Luka* Dengan judul Cantik Itu Luka (CIL) dan desain sampul yang tidak memadai, kesan pertama yang muncul pada novel karya Eka Kurniawan ini adalah murahan...
Read moreNovel Cantik, Namun Menyisakan Luka
Novel Cantik, Namun Menyisakan Luka* Cantik Itu Luka, demikianlah Eka Kurniawan, sang pengarang, memberi judul pada novel pertamanya yang telah diterbitkan Desember tahun lalu atas kerja sama AKY (Akademi Kebudayaan Yogyakarta) dan penerbit...
Read moreLuka itu Mengalir Sampai Jauh
Luka itu Mengalir Sampai Jauh* Membaca novel bagi pembaca bebas dan impresif, tak selalu, apalagi harus, mengejar kalimat pertama hingga terakhir hanya demi menggapai keutuhan yang serbapadu dari aneka unsur yang berhuni di dalam novel. Kadang...
Read moreKisah Si Cantik yang Buruk Rupa
Kisah Si Cantik yang Buruk Rupa* EKA Kurniawan, tampaknya sungguh-sungguh ingin menjadi seorang sastrawan. Setelah menerbitkan kumpulan cerpen dalam antologi Corat-coret di Toilet (1999), alumnus Fakultas Filsafat UGM ini tampaknya tak mau...
Read morePRAM dan KITA
PRAM dan KITA: Diskusi dan Launching Buku Pramoedya Ananta Toer Permasalahan bangsa ini, lambat laun seperti tengah berjalan menuju ke kebangkrutan di berbagai lini. Kita seperti kebingungan untuk mencari titik berangkat dalam menyelesaikan...
Read more



