Reforma Agraria, Cermin Penguasaan Tanah yang Timpang* Konflik agraria sampai saat ini, terutama di era reformasi kali ini, menjadi sebuah persoalan yang mendesak untuk diselesaikan. Tuntutan tersebut tidak hanya berhenti hanya di sana, sebab...
Read moreBuruh di Lahan Sendiri
Buruh di Lahan Sendiri* Ratusan ribu orang, laki-laki dan perempuan yang menggarap tanah di Asia, Afrika, dan Amerika, yang telah menabur benih , memanen hasil, mengembala ternak, mati kelaparan karena kekurangan pangan? Mengapa, sementara mereka...
Read moreTanah dan Identitas yang Hilang
Tanah dan Identitas yang Hilang* “…Sampai saat tanah moyangku, tersentuh sebuah rencana/ Dari serakahnya kota/ Terlihat murung wajah pribumi/ Terdengar langkah hewan bernyanyi/…” (Ujung Aspal Pondok Gede,- Iwan Fals) Sepotong bait lagu yang...
Read moreReverse Anthropology dalam ‘Korporasi & Politik Perampasan Tanah’
Reverse Anthropology dalam ‘Korporasi & Politik Perampasan Tanah’ (*) “Kami juga mau kami punya hidup maju. Tapi kalau hutan ditebang habis, baru kasuari, buaya, ke mana?” (Savitri 2013: 20) Kegelisahan tetua di kampung Domande, yang dicatat...
Read moreAnim-Ha yang Tak Lagi ‘Bernama’
Anim-Ha yang Tak Lagi ‘Bernama’ [1] “… Sampai saat tanah moyangku, tersentuh sebuah rencana/ Dari serakahnya kota/ Terlihat murung wajah pribumi/ Terdengar langkah hewan bernyanyi/…” (“Ujung Aspal Pondok Gede” – Iwan Fals) Catatan Awal Sekitar...
Read moreMIFEE dan Malind: Dari Sekadar Ingar-bingar Perbincangan ke Tataran Diskursus
MIFEE dan Malind: Dari Sekadar Ingar-bingar Perbincangan ke Tataran Diskursus* Ada banyak cara melihat program Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) dan bagaimana nasib orang-orang Malind yang merupakan penduduk asli Merauke. Salah...
Read moreUlasan ‘Korporasi & Politik Perampasan Tanah’
Ulasan ‘Korporasi & Politik Perampasan Tanah’* Setelah menyelesaikan bagian pertama buku, sebuah analogi yang hampir mirip dengan gambaran orang Marind tergambar pada bayangan saya, yakni tentang adegan dalam film epik-komedi, The Gods Must...
Read moreDiskusi dan Bedah buku “Korporasi & Politik Perampasan Tanah”
Klub Diskusi Mingguan Administarsi Publik Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerjasama dengan INSISTPress mengelar Diskusi dan Bedah buku “Korporasi & Politik Perampasan Tanah“ pada: Waktu: Senin, 25 November 2013 Jam: 15.00wib-selesai...
Read moreMempertaruhkan Masa Depan Manusia Marind
Mempertaruhkan Masa Depan Manusia Marind* Membaca buku Korporasi & Politik Perampasan Tanah (INSISTPress, 2013) karya Laksmi A. Savitri ini mengingatkan penulis pada buku Tania Murray Li, The Will to Improve (2012). Tulisan Li mencoba melihat...
Read moreUlasan buku “Korporasi & Politik Perampasan Tanah”
Ulasan buku “Korporasi & Politik Perampasan Tanah”(*) 1. Kebudayaan dan Perjuangan Buku ini menunjukkan tidak memadainya studi agraria dengan pendekatan ekonomi-politik (makro) dan struktur sosial internal (dinamika kelas) berbasis penguasaan...
Read morePeran Negara Di manakah?
Peran Negara Di manakah?* Penulis buku yang berjudul “Korporasi dan Politik Perampasan Tanah”[1] ini mendeskripsikan detail dengan sangat baik bagaimana arti tanah bagi orang Marind di Merauke. Selain itu arti tanah dikaitkan kembali dalam...
Read more“Angin Sorga” di Merauke
“Angin Sorga” di Merauke* PARAPAT, Danau Toba, 29 Agustus 2009. Seperti biasa, koran Kompas selalu datang agak siang, sekitar pukul 10.00 wib. Maklum, perjalanannya cukup jauh dari Medan ke Toba, setidaknya 3-4 jam. KSPPM, tempat saya “bertapa”...
Read more


